Jika Bandel, FPI Akan Dibekukan
Hindra Liu | A. Wisnubrata | Rabu, 15 Februari 2012 | 12:11 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan, kementeriannya tak segan-segan membekukan ormas Front Pembela Islam jika terus-menerus mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Saat ini, FPI telah menerima surat teguran dua kali. Surat teguran terakhir dilayangkan Kemdagri setelah massa FPI melakukan pengrusakan kantor Kemdagri beberapa waktu lalu.

“Kalau masih melakukan pelanggaran, kita akan ambil tindakan pembekuan sesuai UU 8 Tahun 1985 tentang Ormas,” kata Gamawan kepada para wartawan di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Rabu (15/2/2012). Menurut UU 8 Tahun 2985, ormas yang terus mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat setelah menerima surat teguran sebanyak dua kali dapat dibekukan.

Terkait aksi penganiayaan terhadap peserta aksi gerakan “Indonesia Tanpa FPI” di Bundaran HI, Jakarta, Selasa (14/2/2012), Gamawan mengatakan, hal itu tergolong tindak pidana. Saat ini kepolisian telah menetapkan orang yang terlibat sebagai tersangka.

Ketika ditanya soal kritikan bahwa pemerintah tak tegas terhadap FPI, Gamawan mengatakan, hal tersebut tak benar. Ada beberapa kasus yang berkaitan dengan FPI telah dibawa ke pengadilan. “Sudah banyak juga yang anggota-anggotanya dihukum. Tapi dari segi organisasi, kita tunggu. Kalau masih melakukan tindakan-tindakan anarkis, kita akan bekukan organisasi-organisasi seperti itu,” katanya.

Ditambahkan, saat ini ada 64.557 ormas yang resmi terdaftar di Indonesia. Gamawan mengatakan, ada pula ormas-ormas yang tak terdaftar. Dirinya mengatakan akan melakukan pengaturan terkait keormasan di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s