Pengusaha: Jangan Terlalu Lama Diskusikan Kenaikan BBM
Ester Meryana | Erlangga Djumena | Senin, 27 Februari 2012 | 10:44 WIB
KOMPAS/PRIYOMBODO Petugas mengisi bahan bakar minyak (BBM) subsidi ke mobil pelanggan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (21/2/2012).

 

JAKARTA, KOMPAS.com – Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Sofjan Wanandi, mengatakan pemerintah jangan terlalu lama mendiskusikan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Jika terlalu lama dikaji, pengusaha pun kian lama berada dalam ketidakpastian. “Jangan terlalu lama didiskusikan, dikaji. Ini sudah setahun lebih dikaji tapi nggak ada putusan. Jadi saya pikir ini harus cepat dilaksanakan oleh pemerintah sehingga jangan menimbulkan ketidakpastian terus,” ujar Sofjan, di Jakarta, Senin (27/2/2012).

Sofjan bilang, jika pemerintah berniat untuk menggunakan bahan bakar gas sebagai rencana jangka panjang maka itu bukan urusan utama. Urusan paling utama saat ini adalah apakah pemerintah mau naikkan harga BBM bersubsidi atau tidak, dan apabila dinaikkan berapa kenaikannya.”Itu buat kita (pelaku usaha) yang paling penting,” tegas dia.

Jika memang akan dinaikkan, harga BBM bersubsidi yang masih pas untuk pengusaha adalah Rp 6.000 per liternya. Dengan kenaikan Rp 1.500 dari harga sekarang, kata Sofjan, sudah pasti akan berimbas ke kenaikan harga barang ataupun transportasi. “Saya merasa sebelum 1 April pun harganya sudah mulai naik,” ujar dia.

Jadi, ia pikir pemerintah harus cepat mengambil keputusan. Sembari mengambil keputusan, pengusaha juga meminta agar pemerintah mengambil langkah untuk menjaga industri angkutan umum dan usaha kecil dan menengah (UKM). Kenaikan harga BBM sudah barang tentu akan menaikkan biaya logistik. UKM pun bisa terkena dampak serius dengan kenaikan harga BBM.”Saya mengharapkan ada bantuan lain untuk usaha kecil menengah kita. Karena itu yang paling cepat jatuhnya kalau ini dinaikkan terlalu cepat,” pungkas Sofjan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s