Mantan Elite Pemda Mesuji Harus Diperiksa
Yulvianus Harjono | Marcus Suprihadi | Senin, 27 Februari 2012 | 10:39 WIB
KOMPAS/YULVIANUS HARJONO Tenda-tenda pendatang yang hingga Rabu (22/2/2012), masih bertahan di kawasa hutan Register 45 Mesuji di wilayah Suay Umpu.

 

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com — Mantan elite pemda atau pejabat di Mesuji (dulu Tulang Bawang) diduga ikut memanfaatkan warga Mesuji yang tengah berjuang menuntut hak tanahnya.

“Ganti rugi memang dilakukan perusahaan. Namun, itu tidak mengalir kepada warga, melainkan ke beberapa pejabat lokal di sana. Inilah proses rekognisi bermasalah yang dimaksud warga,” tutur Tisnanta, mantan anggota Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Kasus Mesuji, Senin (27/2/2012).

Proses ganti rugi pelepasan tanah marga warga Tanjung Raya ini terjadi belasan tahun silam. Namun, warga merasa belum menerima ganti rugi itu. Janji kebun plasma pun belum terealisasi.

“Inilah yang menjadi bara dalam sekam konflik agraria di Mesuji, khususnya di Tanjung Raya, yang melibatkan perusahaan sawit asal Malaysia, PT Barat Selatan Makmur Investindo (BSMI). Semestinya diperiksa aparat yang berwajib,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s