Amn Sekolah di Tahanan
Andy Riza Hidayat | Marcus Suprihadi | Rabu, 29 Februari 2012 | 12:43 WIB
KOMPAS/ANDY REZA HIDAYAT Tim dari Polres Kota Depok bersama pemerhati masalah anak Seto Mulyadi mengunjungi tersangka penganiayaan anak Amn (13) di Markas Polsek Beji, Depok.

 

DEPOK, KOMPAS.com — Pelaku penganiayaan anak, Amn (13), akhirnya bisa menerima pelajaran dari guru kelas VI, Andi Sodikman, Rabu (29/2/2012), di Markas Kepolisian Sektor Beji, Depok. Pemberian pelajaran tersebut dilakukan atas inisiatif guru untuk menyiapkan Amn menghadapi ujian nasional.

Pemberian pelajaran tersebut dilakukan atas inisiatif guru untuk menyiapkan Amn menghadapi ujian nasional.

Meski sebagai tersangka penganiayaan temannya, Syaiful Munif (12), Amn tetap berstatus sebagai siswa Sekolah Dasar Negeri 1 Cinere, Depok.

“Inisiatif kami sesuai dengan harapan polisi agar dapat menerima pelajaran seperti siswa lain. Hanya saja kami tidak bisa leluasa karena waktu dan tenaga terbagi dengan siswa yang ada di sekolah. Hari ini adalah hari pertama kami memberi pelajaran kepada Amn,” kata Andi saat berada di Markas Polsek Beji, Depok.

Adapun materi pelajaran yang diberikan diutamakan yang akan menjadi bahan ujian nasioal, antara lain Bahasa Indonesia, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Matematika. Hingga berita ini ditayangkan, pelajaran kepada Amn yang dimulai pukul 10.00 masih berlangsung.

Amn terancam hukuman lima tahun penjara sesuai dengan Pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana karena penganiayaan kepada temannya. Syaiful ditemukan hampir tewas di sebuah got di Perumahan Bukit Cinere Indah, tepatnya di Jalan Puri Pesanggrahan 1.

Saat ini Syaiful masih menjalani perawatan akibat penganiayaan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s