Paket Bantuan bagi Warga Miskin
Luki Aulia | Nasru Alam Aziz | Rabu, 29 Februari 2012 | 20:49 WIB
KOMPAS/PRIYOMBODOAntrean sepeda motor mengisi bahan bakar minyak (BBM) Bersubsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34-10201 di Jakarta, Senin (27/2/2012). Pemerintah tengah mempertimbangkan menaikkan harga BBM berkisar Rp 500 sampai Rp 2.500 per liter termasuk mengkaji dampak sosial, politik, inflasi, serta daya beli masyarakat dari kebijakan tersebut.

 

JAKARTA, KOMPAS.com — Untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penduduk miskin akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), pemerintah menyiapkan empat paket kebijakan, yakni bantuan langsung sementara masyarakat, tambahan beras miskin, subsidi siswa miskin, dan subsidi transportasi.

Empat kebijakan ini dianggap solusi tercepat untuk mencegah bertambahnya penduduk sangat miskin, miskin, dan yang berada sedikit di atas garis kemiskinan (near poor).

“Empat kebijakan ini belum final. Bisa bertambah atau berkurang. Usulan ini harus disetujui DPR terlebih dahulu,” kata Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono, Rabu (29/2/2012) di Jakarta.

Data Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat menunjukkan jumlah penduduk miskin dan sangat miskin mencapai 29,9 juta jiwa. Adapun untuk kategori near poor mencapai 30 juta jiwa. Prakiraan total anggaran yang akan dialokasikan pemerintah bagi empat paket bantuan ini mencapai Rp 30 triliun. “Semua paket bantuan akan diberikan bersamaan dengan kenaikan harga BBM,” kata Agung.

Untuk bantuan langsung sementara masyarakat, bentuknya sama dengan bantuan langsung tunai (BLT). Bantuan itu akan diberikan kepada 18,5 juta rumah tangga yang terkena dampak kenaikan BBM.

Namun demikian, sampai saat ini pemerintah belum menetapkan jumlah bantuan yang akan diberikan untuk satu rumah tangga. “Bantuan langsung tunai seperti ini diberikan ketika sedang krisis dan inilah saatnya,” ujar Agung.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s