Pemalsuan Akta Kelahiran Dibalik “Trafficking”?
Andy Riza Hidayat | Agus Mulyadi | Rabu, 29 Februari 2012 | 20:54 WIB

DEPOK, KOMPAS.com – Diduga kuat, di balik kasus perdagangan bayi ada praktik pemalsuan akta kelahiran. Hal ini dilakukan untuk menjadikan bayi ilegal menjadi legal status hukumnya. Sejalan dengan penyidikan kasus terseut di Depok, polisi tengah menelusuri dugaan pemalsuan akta kelahiran.

Ada fakta-fakta penyidikan yang mengindikasikan terjadi praktik tersebut. Perkembangan penyidikan sementara, tersangka perdagangan manusia MS (49) sudah berkali-kali menjual bayi ke orang lain. Hal ini sesuai dengan pengakuan dirinya sendiri dan saksi yang diperiksa penyidik.

“Fakta ini terus kami kembangkan ke arah dokumen kependudukannya. Jika sudah beberapa kali menjual bayi, artinya ada upaya untuk membuat status bayi tersebut legal. Jika proses mendapatkan bayi dilakukan dengan cara ilegal, sudah pasti dokumennya ilegal,” kata Kepala Kepolisian Sektor Limo, Kota Depok Komisaris Sukardi, Rabu (29/2/2012) kepada Kompas.

Menurut Sukardi, ada fakta baru dari seorang saksi bernama Ayi Fatimah (33). Warga Gandul Kecamatan Cinere, Depok, itu mengaku ikut mengantarkan MS saat menyerahkan bayi kepada orang lain. Penyerahan ini dilakukan tiga tahun lalu di Mal Giant Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Ketika itu, Fatimah mendapatkan imbalan hanya Rp 20.000.

“Dia menunggu di mobil. MS keluar membawa bayi. Saat kembali MS sudah tidak membawa bayi lagi. Pengakuannya sudah kami masukkan dalam BAP (berita acara pemeriksaan),” tutur Sukardi.

Pengakuan saksi Fatimah ini menambah kuat dugaan praktik penjualan bayi yang dilakukan MS.

Sebelumnya, kata Sukardi, MS juga mengaku bahwa dia pernah “menyalurkan” bayi ke seorang perempuan bernama Yolanda, warga Cinere.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s