Ini Perubahan Asumsi APBN P Versi Pemerintah
Hindra Liu | Aloysius Gonsaga Angi Ebo | Kamis, 1 Maret 2012 | 16:49 WIB
Dok. KOMPAS.com Ilustrasi

 

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, pemerintah mengoreksi harga minyak mentah Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP) pada usulan APBN Perubahan 2012 dari 90 dollar AS per barrel menjadi sekitar 105 dollar AS per barrel. Sementara itu, terkait pertumbuhan ekonomi, pemerintah memperkirakan berada di kisaran angka 6,5 persen hingga 6,7 persen.

“Memang kita melihat tren pertumbuhannya ekonomi dunia menurun,” kata Hatta kepada para wartawan di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (1/3/2012).

Hatta melanjutkan, inflasi diperkirakan meningkat pada kisaran 6 persen hingga 7 persen. Sedianya, pada UU APBN 2012, inflasi diperkirakan mencapai 5,3 persen. “Lalu, defisit anggaran di bawah 3 persen, yaitu sekitar 2,2 persen,” kata Hatta.

Rencananya, pemerintah dan DPR RI akan membahas usulan perubahan APBN Perubahan 2012 pada Selasa (6/3/2012) mendatang. Sebelumnya, Komisi VII DPR RI mempersilakan pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat membahas APBN Perubahan 2012.

Revisi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2011 tentang APBN Tahun Anggaran 2012 itu penting, terutama isi Pasal 7 Ayat (6), yakni “Harga jual eceran BBM (bahan bakar minyak) bersubsidi tidak mengalami kenaikan”. Jika Pasal 7 Ayat (6) UU APBN 2012 diubah, harga BBM bersubsidi dimungkinkan dinaikkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s