Dewi Pertanyakan Komitmen AS Terhadap ASEAN di Masa Depan
Dahono Fitrianto | Robert Adhi Ksp | Senin, 5 Maret 2012 | 16:10 WIB
Shutterstock Ilustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com – Pengamat hubungan luar negeri dari The Habibie Center, Prof Dr Dewi Fortuna Anwar, mempertanyakan komitmen AS terhadap ASEAN dan struktur komunitas regional yang dibangun dalam KTT Asia Timur (EAS).
“Apakah AS akan terus berkomitmen tanpa batas waktu untuk berpartisipasi dalam EAS dan membiarkan ASEAN berada di posisi ‘kursi pengemudi’ dan mengikuti kode berperilaku yang ditetapkan ASEAN? Itu pertanyaan yang harus dilontarkan,” ungkap Dewi dalam diskusi panel dengan tema ASEAN-US Relations: What Are The Talking Points? di pusat kebudayaan AS @america di Mal Pacific Place, Jakarta, Senin (5/3/2012).

Dewi mengatakan, sejarah menunjukkan AS selalu ingin menjadi pemain kunci dan penentu dalam setiap struktur multilateral yang ia ikuti. Sementara, EAS adalah struktur yang digagas sejak awal oleh ASEAN dengan tujuan menyusun komunitas regional yang berinteraksi menurut tata berperilaku ASEAN.

Meski demikian, Dewi menegaskan, keterlibatan AS dalam ASEAN adalah sesuatu yang positif karena bermanfaat bagi kepentingan kedua pihak.

Apakah AS akan terus berkomitmen tanpa batas waktu untuk berpartisipasi dalam EAS dan membiarkan ASEAN berada di posisi kursi pengemudi dan mengikuti kode berperilaku yang ditetapkan ASEAN? Itu pertanyaan yang harus dilontarkan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s