Hitung Inflasi Terkait Harga BBM, BI Tunggu Pemerintah
Ester Meryana | I Made Asdhiana | Senin, 5 Maret 2012 | 15:53 WIB
KOMPAS/PRIYOMBODO Pengguna mobil mengisi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis premium di SPBU 31.12902, Jakarta Selatan, Jumat (27/5/2011). Tingginya harga BBM non subsidi jenis Pertamax memicu meningkatnya konsumsi premium yang pada triwulan pertama sebesar 5,88 juta kiloliter atau melebihi 1,6 persen dari kuota APBN 2011.

 

JAKARTA, KOMPAS.com – Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasution, menyatakan, Bank Indonesia belum bisa menyatakan berapa potensi kenaikan inflasi seiring dengan rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. BI masih harus menunggu keputusan pemerintah terkait rencana tersebut untuk menghitung besarnya inflasi.

Proses masih jalan dan tunggulah bagaimana pemerintah.
— Darmin Nasution

“Kita sendiri belum tahu kenaikannya, tapi untuk setiap alternatif sudah kita buat. Namun pakai kalau-kalau (asumsi). Kalau sekian (kenaikan harga BBM) inflasi akan sekian. Jadi kita sudah siapkan tapi barangkali nggak perlu disebutkan dulu berapanya karena (kenaikan) harga BBM belum tahu persis,” ujar Darmin usai menghadiri rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Jakarta, Senin (5/3/2012).

Darmin menuturkan, proses pembicaraan kenaikan harga BBM masih bergulir. Keputusan terkait itu yang akan ditunggu BI untuk menghitung dampak kenaikan terhadap angka inflasi. “Proses masih jalan dan tunggulah bagaimana pemerintah,” katanya.

Apalagi, menurut Darmin, pemerintah masih punya sejumlah pilihan dalam menaikkan harga BBM. Dua opsi yang telah diajukan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral adalah menaikkan harga BBM menjadi Rp 6.000 per liter atau mematok besaran subsidi maksimal Rp 2.000 per liternya untuk BBM jenis premium dan solar.

“Bukan hanya itu pilihannya masih ada pilihan yang lain. Jadi kita tunggulah makin merucut baru barangkali kita bisa berikan penjelasan. Tapi memang situasinya mau tidak mau harus ada keputusan mengenai harga BBM ini (sesuai) dengan perkembangan yang ada,” kata Darmin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s