Psoriasis Berkaitan dengan Perlindungan HIV
Yunanto Wiji Utomo | Benny N Joewono | Rabu, 7 Maret 2012 | 18:55 WIB
3DScience Citra virus HIV 3 Dimensi

CALIFORNIA, KOMPAS.com – Psoriasis adalah penyakiut autoimun, sebuah penyakit dimana sistem kekebalan tubuh menyerang tubuh itu sendiri. Akibatnya adalah kulit memerah, gatal dan bersisik.

Baru-baru ini, ilmuwan menemukan bahwa penderita psoriasis memiliki variasi genetik yang membantunya melindungi diri dari dampak buruk virus HIV-1.

Peneliti menemukan bahwa variasi genetik penderita psoriasis hampir sama dengan HIV controller, orang yang terinfeksi HIV-1 namun mampu mempertahankan diri sehingga infeksi HIV tak berlanjut menjadi AIDS.

Ilmuwan mengobservasi 1700 penderita psoriasis dan hampir 3600 orang tanpa psoriasis. Hasil riset menunjukkan bahwa pendrita psoriasis secara signifikan mampu mempertahankan diri dari dampak buruk HIV-1.

Studi ini dilakukan oleh Haoyan Chen dari University of California di San Fransisco. Penelitian dipublikasikan di jurnal Public Library of Science 16 Februari 2012 lalu.

Menurut peneliti, hasil penbelitian memberi petunjuk bahwa psoriasis adalah malfungsi dari variasi gen yang harusnya melindungi tubuh dari penyakit.

Penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk memahami mengapa penyakit autoimun muncul. Dengan cara ini, mekanisme pertahanan dari HIV dan upaya menangani penderita HIV/AIDS bisa diupayakan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s