Perampok Pegadaian Tanjung Barat Gasak Emas Senilai Rp 1 Miliar
Sabrina Asril | Aloysius Gonsaga Angi Ebo | Jumat, 9 Maret 2012 | 18:01 WIB
Sabrina Asril Komplotan perampok bersenjata api menggasak sebuah kantor Pegadaian di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan pada Kamis (8/3/2012) siang. Untuk sementara ini, operasional kantor dihentikan.

JAKARTA, KOMPAS.com — Komplotan perampok kantor Pegadaian yang terletak di seberang Stasiun Tanjung Barat, Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, ternyata berhasil membawa kabur perhiasan emas senilai Rp 1 miliar dan uang tunai senilai Rp 30 juta. Hingga kini, polisi masih memburu para pelaku itu.

“Para pelaku mengambil isi brankas, termasuk emas nilainya Rp 1 miliar. Kemudian uang tunai Rp 30 juta. Anggota masih di lapangan untuk memburu tersangka,” ungkap Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, Jumat (9/3/2012), di Mapolda Metro Jaya.

Selain memburu pelaku, Rikwanto menuturkan, Polres Metro Jakarta Selatan juga masih mendalami keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian. Polisi juga masih menelusuri apakah pelaku terkait dengan komplotan perampok bersenjata api yang juga beraksi di empat toko emas Pasar Ciputat, Tangerang Selatan.

“Sekarang masih ditelusuri ini dari kelompok mana apakah ada di daftar residivis atau kelompok lainnya. Jadi tunggu waktu saja,” ujar Rikwanto.

Aksi perampokan yang terjadi belakangan ini di Pasar Ciputat, Lenteng Agung, dan terakhir di Bekasi ini kian mengerikan. Pasalnya, pelaku juga menggunakan senjata api saat beraksi. Terkait hal ini, Rikwanto mengatakan, aparat kepolisian meminta para pelaku sentra ekonomi untuk meningkatkan kewaspadaannya.

“Sudah kami sampaikan sejak awal untuk sentra-sentra ekonomi agar siapkan CCTV dan satpam. Kami bantu patroli dan alarm,” ujarnya.

Rikwanto menambahkan bahwa para pelaku biasanya tidak secara spontan melakukan aksinya. Tetapi, para perampok ini sudah mengamati kegiatan toko yang menjadi targetnya dan melihat kesempatan saat penjaga lengah.

“Kami meminta agar para pelaku ekonomi ini agar jangan lengah lagi,” tandas Rikwanto.

Diberitakan sebelumnya, perampokan di kantor Pegadaian Jalan Raya Lenteng Agung, di depan Stasiun Tanjung Barat, terjadi pada Kamis (8/3/2012) pukul 11.10 WIB. Pelaku diperkirakan lebih dari empat orang dengan menggunakan senjata api.

Modus yang digunakan para pelaku ini adalah menodong kepala korban dengan senjata api. Para pelaku kemudian mengikat korban dengan tali, lalu menggasak barang-barang di dalam brankas. Setelah selesai merampok, pelaku kemudian meninggalkan Pegadaian dengan mengunci pintu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s